BANDAR LAMPUNG – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis mengungkapkan rencana Kementerian Pertahanan mengembangkan 5 satuan setingkat Kodam yang baru,
Di antara lima Kodam itu, satu di antaranya Kodam II yang akan dipecah dan dibentuk Kodam baru, mencakup wilayah Lampung dan Bengkulu yang bermarkas di Provinsi Lampung.
Selain itu, TNI Angkatan Darat juga akan mengembangkan satuan setingkat Batalyon yang dinamakan Batalyon Teritorial Pembangunan.
Tidak kurang dari 300 Batalyon Teritorial Pembangunan akan dibangun selama 5 tahun. Adapun di tahun 2025 ini, ditargetkan 100 batalyon yang akan dibangun. Menurut rencana, setiap batalyon akan dilengkapi unsur kompi peternakan, perikanan, pertanian, dan kesehatan.
“Ini sudah perintah langsung dari Bapak Presiden melalui Kementerian Pertahanan bahwa setiap kabupaten dan kota akan dibangun satu Batalyon Teritorial Pembangunan, apabila sudah ada tidak akan dibangun lagi,” ujar Mayjen TNI Ujang Darwis saat silaturahmi dengan Gubernur Lampung, di Mahan Agung, Rabu (21/5/2025) malam.
Saat acara silaturahmi itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza. Sementara, Pangdam Bersama dengan Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Sudaryanto.
Gubernur menyebutkan bahwa TNI merupakan mitra strategis untuk bersama-sama mendorong kemajuan pembangunan. Ia juga meyakini melalui koordinasi yang baik, komunikasi yang terbuka, dan kolaborasi yang konkret, berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi bersama.
Gubernur mencontohkan saat beberapa waktu lalu, saat Provinsi Lampung yang merupakan penghasil gabah terbesar kelima nasional mengalami panen raya, yang menyebabkan over supply dan harga gabah mulai jatuh.
Namun berkat komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan jajaran Forkopimda, Lampung dapat menjaga kestabilan harga gabah sesuai dengan arahan Presiden. “Lampung akhirnya setelah panen raya, di laporan Bulog, kami mendapat capaian salah satu yang terbaik di Indonesia. Lampung adalah salah satu daerah yang berhasil mempertahankan harga gabah tetap sesuai arahan Presiden, yaitu sebesar 6.500,” kata Gubernur.
Gubernur juga menyampaikan dukungannya terkait pembentukan Kodam baru dan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Provinsi Lampung yang diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan di daerah serta mendukung program pemerintah khususnya swasembada dan ketahanan pangan. “Insya Allah nanti sudah ada Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur dan Way Kanan,” ujarnya.***







